Selasa, 29 September 2026

ORANGTUA BERSINERGI, ANAK BERPRESTASI

     Filca Afsheen Tanly Adeeva (10), Putri dari bapak Tatang Wibowo, S.H., dan ibu Dyah Kusuma Vintauly, S. KM,. Berhasil mengukir prestasi diusia dini. “Saya itu selalu deg - degan saat mendampingi dan menunggu pengumuman hasil lomba, rasanya antara senang dan sedih. Saat diumumkan menang, saya pasti nangis karena bangga sekali". "Terharu, karena bisa mendampingi anak-anak sampai bisa meraih prestasi untuk bekal masa depannya sendiri”.


RELA RESIGN DEMI ANAK-ANAK

     Ibu yang merupakan Tenaga Kesehatan 17 tahun lalu resign dari pekerjaannya, karena ingin fokus mendampingi putra-putrinya. Beliau menyadari, peran penting ibu untuk tumbuh kembang putra-putrinya, mengingat mereka hidup sendiri jauh dari sanak saudara.

     Awal kelas 1 pernah ikut festival kejuaraan karate, dan berhasil mendapat juara 1. Kemudian berlanjut sampai kelas 3, 4 dan 5 dari sekolah diminta untuk ikut O2SN dan berhasil menyabet beberapa juara. Termotivasi dari kakaknya alumni SDN Karangtengah 4 yang juga sama-sama menekuni cabor karate, dan kini berhasil menjadi anggota Paskibra kabupaten Ngawi. Sering ikut kejuaraan keluar kota bersama sang kakak. 

       "Kedua anak saya terbiasa jam 5 pagi itu sudah mandi semua, jadi bangun pagi kemudian sholat Subuh, mandi, sarapan kemudian persiapan sekolah". Jelas ibunda. "Main HP itu jarang, karena memang saya batasi pakai Family Link. Setiap hari jadwalnya padat, karena sepulang sekolah Filca sudah terjadwalkan dengan les privat dan lanjut latihan karate hingga malam hari.

       Kita sebagai orangtua berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan bekal bagi masa depan anak kami. Mulai dari menyiapkan sekolah, membangun life skill serta menciptakan lingkungan yang positif bagi anak. Dan selalu men-support setiap kegiatan anak, mulai dari lingkungan sekolah dan limgkungan latihan karate.

Tetap setia dengan SDN KARANTENGAH EMPAT

      "Ini nanti adeknya juga akan sekolah disini juga, saya tetap setia dan percaya SDN Karangtengah 4" pengakuannya. Harapan saya, Filca bisa meraih cita-citanya sebagai Wanita yang sukses kelak. Dan harapan saya terhadap SDN Karangtengah 4, terus berkembang dan berinovasi agar mampu mengantarkan anak-anak menjadi anak yang berprestasi.







KOMBEL (KELOMPOK BELAJAR)

          JUM'AT WAGE - Dalam kombel (komunitas belajar) pada Jumat Wage (4/9) kali ini, materi di isi oleh Bapak Dimas Kurniawan, S.Pd yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam. Materi yang berisi tentang Pentingnya sholat dalam mendidik anak. Kita sering berfokus pada nilai akademis, les keterampilan, hingga kesuksesan finansial mereka kelak. Namun, kita sering lupa bahwa ada satu pondasi paling kokoh yang menjadi penentu kebaikan karakter dan masa depan anak, yaitu sholat. Sholat adalah dasar pondasi dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, ketenangan jiwa serta moral bagi anak (mental building) bagi anak.

       Sholat adalah ibadah yang perintahnya langsung diterima oleh Nabi Muhammad SAW, wajib bagi seluruh orang-orang beriman dan sudah ditentukan waktunya, sebagaimana sabda Allah SWT dalam Q. S. An - Nisa' : 103 : 

    " ............ Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."


         Hikmah penerapan sholat bagi anak / peserta didik ;

 1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT ;

   Sholat merupakan media komunikasi paling langsung antara seorang hamba dengan Penciptanya. 

 2. Pencegah Perilaku Tercela di Lingkungan Sekolah ;

     Allah SWT berfirman dalam QS. Al-'Ankabut ayat 45 bahwa sholat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Pembiasaan sholat—terutama sholat berfardhu berjamaah dan sholat Dhuha—menjadi kontrol internal bagi siswa agar terhindar dari perundungan (bullying), kecurangan saat ujian, hingga tawuran.

 3. Sarana Melatih Kedisiplinan dan Kepatuhan ;

     Pelajaran kedisiplinan terbaik di sekolah dimulai dari panggilan adzan. Ketika siswa dilatih untuk menyegerakan sholat berjamaah, mereka belajar menghargai waktu, menaati aturan, serta melatih fokus yang berdampak positif pada konsentrasi belajar di kelas.

4. Ruang Keteladanan Antara Guru dan Siswa ;

       Pendidikan karakter tidak akan efektif tanpa contoh langsung. Ketika bapak dan ibu guru hadir di saf depan, berwudhu bersama, dan menjadi imam atau makmum bersama siswa, di situlah terjadi proses mendidik lewat keteladanan (uswah hasanah) yang sangat membekas pada diri murid.

5. Penyegar Jiwa dan Penenang Pikiran

     Aktivitas belajar yang padat sering kali membuat siswa merasa lelah atau stres. Sholat menjadi sarana istirahat sejenak untuk menenangkan hati, sehingga siswa kembali siap menerima ilmu dengan pikiran yang jernih.

      Mewujudkan sekolah berkarakter tidak cukup hanya dengan aturan tertulis, melainkan dengan diimbangi dengan spiritual keagamaan. Ketika sholat dijadikan pondasi utama dalam pendidikan sekolah, insya Allah akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia dan bertaqwa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keikhlasan kepada para pendidik dalam membimbing putra-putri generasi penerus bangsa.

Selasa, 15 September 2026

KENCANA DIGIMEDIA

 KENCANA DIGIMEDIA - Karangtengah 4 Cerdas dan Cendikia Digital Media. Kemudahan akses informasi menjadi kebutuhan utama bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat. Sebagai inovasi untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui media yang lebih praktis, modern, dan menarik. Serta menjadi sarana promosi sekolah yang efektif dan efisian dengan menjadikan media publikasi resmi untuk mengenalkan keunggulan, program unggulan, dan fasilitas sekolah kepada masyarakat luas secara lebih interaktif. Dengan pengemasan Konten Ringkas & Menarik: Mengubah penyampaian informasi formal menjadi sajian visual yang estetik, hemat biaya (tanpa cetak), serta mudah dipahami oleh berbagai kalangan melalui gawai (smartphone).

Melalui majalah digital ini, sekolah tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memperkuat branding lembaga serta menjalin komunikasi yang lebih erat dengan orang tua dan masyarakat.